Wednesday, 7 October 2015

Homeschooling





Homeschooling merupakan metode alternatif dari sekolah biasa. Pengertian homeschooling adalah model pendidikan dimana sebuah keluarga memilih untuk ber-tanggung jawab sendiri atas pendidikan anak-anaknya dan mendidik anaknya dengan menggunakan rumah sebagai basis pendidikannya. Homeschooling sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
 
a.       Homeschooling Tunggal
Merupakan jenis homeschooling dimana seluruh proses belajar-mengajar dilakukan oleh orangtua dalam satu keluarga tanpa bergabung dengan yang lain.
 
b.       Homeschooling Majemuk
Merupakan jenis homeschooling dimana dua atau lebih dari dua keluarga melakukan proses belajar-mengajar secara bersama-sama di satu tempat.
 
c.       Komunitas Homeschooling

merupakan gabungan beberapa homeschooling majemuk yang menyusun dan menentukan silabus, bahan ajar, kegiatan pokok (olahraga, musik/seni, dan bahasa), sarana/prasarana, dan jadwal pembelajaran.
Sama seperti sekolah biasanya tentu metode homeschooling ini memiliki beberapa manfaat dan dampak negatif, seperti:
Manfaat
1.        Dapat belajar sesuai kecepatan masing-masing.
2.        Pengawasan yang lebih dibanding sekolah biasa.
3.        Fleksibilitas waktu belajar.
4.       Tidak ada label tertentu untuk anak.
5.        Pengembangan bakat setiap anak secara maksimal.
6.       Terlindungi dari pergaulan yang menyimpang, seperti “NAPZA, tawuran, kenakalan. Yang berdampak buruk bagi anak. Bahkan dari hal-hal yang terkecil seperti “jajan makanan yang malnutrisi”, dll
7.        Membantu anak lebih berkembang, memahami dirinya dan perannya dalam dunia nyata disertai kebebasan berpendapat, menolak atau menyepakati nilai-nlai tertentu tanpa harus merasa takut untuk mendapat celaan dari teman atau nilai kurang.
 
Dampak Negatif
1.        Kurangnya interaksi sosial dengan teman sebaya dari berbagai kalangan yang dapat memberikan banyak pelajaran berharga untuk hidup nantinya.
2.        Tidak ada rasa keinginan untuk bersaing.
3.        Kurangnya minat belajar lebih giat untuk mencapai hasil maksimal dan lebih dari teman-temannya.
4.       Homeschooling dapat mengisolasi peserta didik dari kenyataan-kenyataan yang kurang menyenangkan sehingga dapat berpengaruh pada perkembangan individu.
 
Saya pribadi sangat setuju dengan pernyataan No. 1 dan 2. Karena di-didik di lingkungan keluarga yang sangat tertutup dan tanpa teman maka murid-murid yang belajar dengan cara homeschooling sudah pasti tidak memiliki pengalaman hidup sebanyak murid-murid yang bersekolah di sekolah umum atau biasa. Karena tidak memiliki saingan maka kemungkinan besar mereka tidak memiliki semangat dan motivasi belajar setinggi murid-murid sekolah biasa.
Menurut saya sekolah biasa lebih baik daripada homeschooling karena bagaimanapun juga kemampuan ber-adaptasi dan ber-sosialisasi merupakan pelajaran yang lebih penting untuk anak-anak dibandingkan pelajaran akademik. Tidak selamanya seorang anak akan bisa terus belajar dengan cara homeschooling, dengan belajar ber-sosialisasi sang anak juga belajar untuk masa depan-nya. Kecenderungan anak-anak yang mengikuti homeschooling adalah ketergantungan akan orang tua yang sangat tinggi, kurangnya rasa toleransi karena jarang mendengar pendapat dari sudut pandang yang berbeda, dan kemampuan berbicara di depan dan ber-sosialisasi yang lebih rendah. Walaupun begitu homeschooling mungkin memang lebih cocok untuk beberapa orang yang tidak dapat mengikuti belajar dengan kecepatan yang seharusnya, Karena dengan metode homeschooling ini orang tua dapat menyesuaikan materi dengan kecepatan belajar sang anak.
 
Walaupun metode homeschooling ini juga memiliki banyak manfaat saya tetap lebih memilih sekolah biasa sebagai metode yang lebih efektif dibandingkan homeschooling. Saya juga melakukan sedikit pengamatan karena saya memiliki beberapa kerabat yang belajar dengan metode homeschooling, dari apa yang saya amati anak yang mengikuti homeschooling cenderung lebih manja dan ter-isolasi dari dunia nyata. Tetapi akan lebih baik jika beberapa metode yang sudah di terapkan di homeschooling dapat diterapkan juga di sekolah biasa agar mendapat hasil yang lebih efektif dan maksimal. Tetapi pada akhirnya tidak ada metode yang salah dan benar, semuanya tergantung kepada kemauan dan usaha setiap individu.J

0 comments:

Post a Comment